02/19/2006

Dia Suka Lagu-Lagu Vina

Surat cintaku yang pertama

Membikin hatiku berlomba

Seperti melodi yang indah ah ah

Kata-kata cintanya padaku...

 

Ibunya pernah bercerita, waktu umurnya baru 4 tahun, dia suka sekali menyanyikan sepenggal lagu Surat Cinta dengan gaya yang centil, lengkap dengan mic di tangan kanannya.

 

Sampai sekarang, 18 tahun kemudian, dia masih suka menyanyikan lagu itu. Bukan cuma Surat Cinta, tapi juga Biru, Dia, Di Dadaku Ada Kamu, Kumpul Bocah, Burung Camar, dan banyak lagi.

 

Dia senang sekali.

 

Kau terangkan gelap mataku

Kau hilangkan resah hatiku

Kau hidupkan lagi cintaku

Yang tlah beku dan membiru..uu...

02/12/2006

minggu yang menyenangkan =)

Akhirnya saya jadi ke Sentul. Alhamdulillah. Tiket VIP Tent itu tidak sia-sia. Saya pergi dengan adik saya dan seorang teman. Perjuangan kami "lumayan" berat untuk bisa sampai ke arena balap itu.

 

Sejak pintu tol Cibinong, jalanan sudah macet total. Setelah dua jam lebih, akhirnya kami sampai di titik 500 meter menjelang pintu tol Sirkuit Sentul. Tapi ternyata mobil sudah tidak mungkin bergerak lagi. Puluhan mobil di depan kami yang tadinya saya kira sedang mengantri untuk membayar, ternyata mereka berhenti, untuk parkir. Berhubung main race sudah dimulai, kami memutuskan parkir juga, di pinggir jalan tol kira-kira 300 meter menjelang pintu keluar. Dari situ, kami jalan kaki sampai arena bersama dengan puluhan orang lainnya. Cuaca panas sekali, menyengat. Sial, kami tidak bawa payung.

 

Perjuangan itu terbayar dengan memuaskan.

 

medium_image_761_.3.jpg

Dari luar tenda VIP kami bisa melihat dari dekat mobil-mobil yang melintas di arena balap. Tempat saya berdiri adalah batas maksimal tempat orang boleh melihat, tidak boleh lebih, tidak boleh memasuki kawasan rumput hijau itu. Kawasan rumput hijau yang dijaga oleh beberapa polisi itu hanya boleh untuk para wartawan yang sedang meliput. Ternyata mengambil gambar mobil-mobil yang sedang balapan sangat susah ya kalau hanya dengan kamera biasa. Mobilnya keburu menghilang terus. Huhuhuhu..

 

medium_img_1638.jpg

Inilah tenda VIP itu. Bagus. Adem. Luas. Tersedia banyak meja bulat dengan beberapa kursi yang mengelilinginya. Di dekat setiap meja, tersedia televisi yang menyiarkan secara langsung balapan dari arena. Yang paling menyenangkan dari tenda ini adalah ada banyak makanan yang disajikan secara prasmanan, gratis =D Nasi goreng, ayam bakar, bistik daging, dan lauk lainnya saya lupa. Ada juga sandwich dan kue-kue kecil. Minuman ada teh, kopi, air putih. Selain itu, ada juga stand Heineken dan Starbucks. Kalau yang dua itu sepertinya tetap harus bayar deh.

 

medium_img_1650.jpg

Di samping saya adalah mobil balap peserta dari Jepang. Karena waktu balapan mobil ini sempat tergelincir ke luar arena, begitu selesai, beberapa kru-nya yang bule itu langsung memeriksa dengan sangat serius. Kabel yang tersambung ke laptop dihubungkan ke ban untuk mengecek ban itu. Kemudian hal yang sama dilakukan ke bagian-bagian lainnya. Sepertinya hanya dengan menyambungkan kabel dan laptop, mereka bisa langsung tahu apa yang salah dengan mobil itu. Wuihh canggih benerrr.

 

Dengan kartu VIP, kami diperbolehkan masuk ke area paddock (bener ga sih nulisnya??? Pokoknya itu area bengkel tempat mobil berhenti di tengah-tengah lomba untuk ganti ban, isi bensin, dll). Selain sebagai tempat pit-stop (bener ga yah nulisnya ini juga???), paddock juga tempat "membongkar" mobil kalau balapan sudah selesai. Ternyata mobil balap seperti tamiya! Dirakit kalau mau dipakai, dibongkar kalau sudah selesai. Bagian-bagian mobil yang sudah terpisah-pisah itu kemudian dimasukkan ke dalam kotak-kotak yang sangat besar. Di area itu juga terparkir safety car Audi A6 dengan setir kiri. Keren sekali deh. Kemudian perhentian kami yang terakhir adalah podium. Senangnya...

 

medium_img_1660.jpg   Sempit banget deh.
medium_img_1658.jpg   Kru tim Kanada (kalo ga salah).
medium_img_1664.jpg   Yang nyuci ban ganteng =D
   Safety car itu bikin mupeng.
   Ini mobil negara mana yaa?? x)

02/11/2006

bisa nonton tak yah?

(Adik) saya mendapat 3 tiket VIP TENT AI Grand Prix of Nations lengkap dengan tanda parkir mobil "P1" dan selembar gambar denah lokasi. Acara itu digelar di Sentul, 11-12 Februari 2006.

 

Kalau saya dan adik saya pergi di hari yang sama, berarti hanya tersisa satu tiket, dan kami tidak tahu harus mengajak siapa. Saya memberinya ide untuk memakai tiket -yang berbentuk seperti ID Card panitia suatu event- itu bergantian.

 

Hari pertama saya mengajak dua orang teman, dan adik saya mengajak dua temannya di hari berikutnya. Tapi adik saya takut tiket itu tidak bisa dipakai lagi di hari berikutnya kalau bukan oleh orang yang sama -emang bakal ketauan apa kalo dipake dua kali sama orang yang beda???-

 

Jadi saya mengusulkan sebaliknya. Biar dia dan teman-temannya di hari pertama, dan saya dengan teman-teman di hari kedua. Tapi adik saya itu tidak ingin melewatkan main race yang memang baru digelar di hari kedua, sementara di hari pertama hanya akan ada pertandingan-pertandingan kualifikasi.

 

Saya jadi kesal.

 

Sampai sekarang, lewat tengah malam, belum ada solusinya. Jadi saya sudah pasrah saja kalau akhirnya harus melewatkan kesempatan menonton Grand Prix di tempat VIP, dengan gratis. Padahal saya belum pernah ke Sentul. Sepertinya harus menyewa banyak film -lagi- akhir minggu ini x(